Guru Buat Laporan Palsu Perampokan, Usai Habiskan Uang Pensiun Orang Tua

Berita daerah | Kamis, 24 Februari 2022 | 12:49 WIB

Mojokerto, KompasTV Jawa Timur - Seorang Guru di Mojokerto, Jawa Timur, membuat laporan palsu menjadi korban perampokan uang sebesar 150 juta rupiah. Polisi yang menerima laporan, kemudian menemukan sejumlah kejanggalan, sebelum akhirnya Guru Sekolah Dasar Negeri tersebut mengaku telah menghabiskan uang yang dilaporkan dirampok tersebut.

Untuk menutupi laporan palsu yang dibuatnya, Sri Wahyuliati Ningsih ini juga sempat berpura-pura pingsan hingga akhirnya dibawa tim Satreskrim Polsek Ngoro ke sebuah Rumah sakit. Saat diperiksa oleh tim dokter inilah, diketahui jika kondisi Guru sekolah dasar negeri di Ngoro, kabupaten Mojokerto ini normal, hingga akhirnya terbongkar laporan perampokan palsu yang dibuatnya.

Sri Wahyuliati, mengaku terpaksa membuat laporan palsu, untuk menutupi perbuatannya, menghabiskan uang sebesar 150 juta rupiah, milik orang tuanya.

Orang tua Sri, meminta uang tersebut didepositokan untuk hari tua Orang Tuanya yang sudah pensiun. Namun, uang tersebut justru dihabiskan untuk keperluan pribadinya, tanpa sepengetahuan Orang tua dan Suaminya.

“Pada hari senin 21 februari 2022, saya telah melaporkan kejadian perampasan 150 juta padahal kejadian itu tidak ada. Saya meminta maaf pada Polsek Ngoro dan Polres Mojokerto tentang laporan itu palsu dan tidak ada, minta maaf pada orang tua saya karena telah menyakiti hati kedua orang tua saya,” ujar Sri menyesali perbuatannya.

Satuan Reserse dan Kriminal Polres Mojokerto, akhirnya tidak meneruskan proses hukum yang dilaporkan Sri, karena orang tua Sri akhirnya memaafkan perbuatannya dan akan diselesaikan di dalam keluarga.

 

#mojokerto #jatim #perampokan #laporan #palsu #guru #habiskan #uang #pensiun #viral

MEDIA SOSIAL KOMPAS TV JAWA TIMUR :
facebook :https://www.facebook.com/kompastvjawatimur
instagram :https://www.instagram.com/kompastvjatim
twitter :https://twitter.com/kompastvjatim
 


TERBARU