Surabaya, KompasTV Jawa Timur - Banyak cara membantu mengangkat perekenomian warga.
Seperti Bank BRI. Melalui cluster-cluster binaan melakukan pemberdayaan ekonomi dengan mengolah hasil laut menjadi beragam krupuk ikan.
Ini menjadi ladang penghasilan bagi sebagian besar warga di Sukolilo Baru, Kenjeran Surabaya.
Hebatnya lagi, jalur pemasaran sudah menjangkau kota-kota seluruh Jawa bahkan sampai ke Singapura.
Anavia Rahmawati, seorang pedagang krupuk ikan yang juga Ketua Kluster binaan BRI omzetnya Rp 1 juta per hari.
" Pada hari libur dan hari besar nasional mampu meraup omzet hingga 5 juta rupiah per hari," ujar
Anavia.
Ia memproduksi, mengolah dan menjual hasil laut seperti krupuk ikan, ikan asin, terasi hingga petis udang.
Sebagai ketua klaster binaan BRI, kini Anavia sudah membawahi 35 perajin olahan hasil laut di wilayahnya.
Setelah 3 tahun lalu, ditunjuk menjadi ketua klaster binaan BRI, Anavia mengaku terbantu terkait pemasaran produknya. Terutama, dalam hal permodalan.
"Kalau bisa ada pendampingan pemasaran," harapnya.
Endang, Smdalah satu pelanggan krupuk di toko Anavia mengatakan sering kulakan krupuk.
Selain keperluan pribadi, juga dijual kembali.
Harga beragam mulai Rp 80.000- Rp 300.000 per satu bal, berisi 2 sampai 3 kilogram krupuk.
Editor : Wahyu Anggana