Berpuasa di Era Digital

Opini | Sabtu, 25 Maret 2023 | 09:42 WIB
Jusuf Irianto, Ketua Komisi Hubungan Luar Negeri & Kerja Sama Internasional MUI Jawa Timur, Guru Besar FISIP Universitas Airlangga (Sumber: Dok. Istimewa)

Karena itu, di bulan suci Ramadhan ini umat Islam dapat memaksimilisasi teknologi digital guna mendukung ibadah lebih khusuk. Bulan Ramadhan mengandung unsur edukasi yakni belajar atau mengkaji ilmu-ilmu ke-Islam-an.

Dengan smartphone di genggaman, kitab suci al-Quran dapat dibaca setiap saat. Selain itu, berbagai informasi tentang pengetahuan puasa dan ibadah lain dapat digali lebih mendalam.

Ada berbagai sumber informasi baik dari dalam maupun luar negeri. Sumber tersebut menyediakan konten atraktif untuk belajar ilmu pengetahuan agama dan teknologi. Umat Islam dapat memanfatkannya untuk menuntut ilmu seraya berniat ibadah selama bulan Ramadhan ini.

Menuntut ilmu hukumnya wajib. Allah swt memerintahkan manusia sebagai khalifah di muka bumi untuk memahami dan memanfaatkan sumber daya alam beserta penguasaan teknologi untuk mengolahnya.

Teknologi berfungsi sebagai instrumen yang memudahkan umat manusia mencapai dan memenuhi tujuan dan kebutuhannya. Namun, penggunaan teknologi harus bijaksana yakni tidak mengakibatkan kerusakan alam.

Semua rangkaian ibadah selama bulan Ramadhan in syaa Allah lebih mudah dilaksanakan. Teknologi digital memberi nilai tambah bagi pencapaian ketaqwaan insan yang beriman sebagai mana tujuan puasa yang telah digariskan oleh Allah swt.

Selamat beribadah puasa dan sukses dalam menuntut ilmu.

Oleh: Jusuf Irianto, Ketua Komisi Hubungan Luar Negeri & Kerja Sama Internasional MUI Jawa Timur, Guru Besar FISIP Universitas Airlangga


TERBARU